Jika Anda pernah berkunjung ke salah satu hunian (terutama pedesaan) di Jepang, pasti menemukan halamannya terdapat taman yang berisi batu-batuan putih dan ada beberapa hiasan tanaman. Disebut sebagai taman zen garden atau taman zen jepang.
Secara umum taman zen jepang lebih menekankan pada taman yang bisa dibangun dari bebatuan, kerikil, dan tanaman yang dihias berpola garis melingkar dan bergelombang yang menggambarkan air.
Sesuai fungsinya, taman zen garden digunakan untuk keperluan meditasi, menitikberatkan pada ketenangan, minimalis, dan menonjolkan prinsip keseimbangan sesuai tradisi zen. Membuat Anda jauh lebih rileks dan santai.
Namun ada permasalahan utama yang sering dialami ketika membangun taman zen garden adalah lemahnya lapisan tanah penopang, bercampurnya pasir dan kerikil putih dengan base course (tanah dasar), terjadi genangan air jika sistem drainase taman buruk, hingga bisa menyebabkan munculnya rumput liar.
Karena itu, diperlukan material geotextile non woven untuk mengatasi masalah landscape ini. Artikel ini akan menjelaskan detail peran geotextile non woven, cara pemasangan, dan tips memilihnya untuk ide dan inspirasi membangun taman zen minimalis.
Fungsi Geotextile Non Woven Landscape di Taman Zen Jepang
Pemasangan zen garden atau taman zen dapat berfungsi untuk membuat hunian atau tempat tinggal menjadi lebih nyaman dan estetik.
Pemasangan ini dibantu dengan menggunakan geotextile non woven yang terbuat dari polyester (PET) dan diproduksi dengan cara non tenun (tidak ditenun), seperti perekatan, pemanasan, dan menggunakan mesin press.
Fungsinya untuk memperkuat lapisan tanah penopang taman, mencegah bercampurnya pasir dan kerikil putih, memperbaiki sistem drainase yang bisa menyebabkan munculnya rumput liar.
Penggunaannya menjadi penting untuk membuat taman zen minimalis sesuai keinginan. Bukan taman yang justru menciptakan kondisi stress karena masalah-masalah diatas.
Lalu bagaimana cara pemasangan geotextile non woven landscape untuk membuat taman zen?
Cara Pemasangan Geotextile Non Woven Landscape pada Taman Zen Jepang Minimalis
Bagian ini akan membahas cara membuat dan memperindah taman zen jepang menggunakan geotextile non woven supaya lebih tahan lama, memudahkan perawatan, dan menjaga estetikanya.
Tahap 1: Mempersiapkan dan Mengecek Area Taman Zen Garden untuk Pemasangan Geotextile
Persiapan dan pengecekan kondisi lahan diantaranya seperti pemilihan area. Pemilihan ini bisa dilakukan dengan area yang lebih luas atau berada di sudut halaman.
Selanjutnya Anda bisa membersihkan tanah dasar dari batu-batuan, akar tumbuhan liar, rumput, dan sampah. Tanah juga perlu diratakan dan dihaluskan untuk mempermudah saat pemasangan geotextile non woven.
Bisa juga dengan membuat bentuk bukit kecil, lekukan, atau posisi tanah yang lebih menonjol seperti sebuah bentuk batu di antara lainnya.
Parameter kondisi tanah, ukuran partikel, kondisi kestabilan tanah, beban tekanan, kekuatan tarikan, dan kondisi cuaca, suhu, pencahayaan UV juga perlu diperhatikan.
Parameter tersebut digunakan untuk menentukan kebutuhan pemakaian geotextile non woven.
Tahap 2: Pengukuran dan Penentuan Kebutuhan Pemakaian Geotextile Non Woven
Langkah selanjutnya penyesuaian ukuran dan spesifikasi geotextile non woven yang akan dipasang dengan kondisi lapangan.
Ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan, seperti luas area yang akan dilapisi, sifat geotextile non woven sendiri, dan overlapping atau tumpang tindih antara gulungan geotextile non woven.
Anda bisa menggunakan geotextile non woven dengan ukuran dan spesifikasi 150 GSM. Karena ukuran ini terbilang cukup kuat untuk membangun taman kering seperti taman zen jepang.
Tahap 3: Memasang Geotextile Non Woven Landscape Diatas Tanah Dasar Taman Zen Jepang
Perannya untuk menjaga stabilitas tanah dasar (base course) dan sebagai filtrasi agar tanah tidak bercampur dengan bebatuan, kerikil, dan tanaman. Selain itu juga mencegah pertumbuhan gulma atau rumput liar.
Pertama, coba untuk merentangkan geotextile non woven landscape diatas permukaan tanah dan usahakan tidak ada lipatan. Jika menggunakan beberapa lembar, sambungkan secara overlapping sekitar 10-20 cm untuk memastikan penyambungannya lebih kuat lagi.
Penyambungan dibantu pin-U atau sejenisnya untuk menguncinya pada lapisan base course.
Tahap 4: Pengisian Material Batu, Kerikil, dan Sejenisnya di Taman Zen Jepang
Di tahap ini Anda menggunakan pasir halus putih, atau kerikil-kerikil halus di atas lapisan geotextile non woven menggunakan garden rake, setidaknya setebal 5 sampai 8 cm.
Pelapisannya mencegah kerikil atau pasir bercampur dengan lapisan tanah dan memudahkan saat perawatannya.
Nantinya geotextile bisa menciptakan kondisi tanah yang stabil dan tidak rawan genangan air.
Tahap 5: Memasang Tanaman dan Penambahan Elemen Hiasan Taman Zen Jepang
Elemen-elemen yang dipasang diantaranya seperti batu, kerikil, bebatuan kecil, dan tanaman.
Batu besar seperti batu alam sebagai titik fokusnya, kemudian batu ini bisa digambar berpola melingkar atau bergelombang yang melambangkan air. Menggambarnya bisa menggunakan rake kayu, untuk menciptakan nuansa seperti air.
Letakkan bebatuan dan kerikil kecil di sekitarnya untuk menciptakan perataan dan menambah pola keteraturan.
Terakhir, Anda bisa menambahkan tanaman di area khusus menggunakan pot besar atau lubang yang telah diberi batas menggunakan batu, supaya tidak bercampur dengan pasir atau kerikil.
Penambahan tanaman, pemberian pola seperti air, dan hiasan lainnya bertujuan untuk mempercantik taman zen garden.
Tahap 6: Pemeriksaan dan Perawatan Keseluruhan Taman
Pemeriksaan dan perawatan mencakup beberapa hal seperti pembersihan dari daun atau kotoran secara rutin dengan menggunakan sapu atau leaf blower, penyempurnaan dan pembuatan ulang raking pattern, serta penambahan pasir, kerikil, atau batu-batuan jika masih diperlukan.
Anda bisa melakukan pengecekan secara keseluruhan dari tahap pertama sampai penambahan hiasan taman. Langkah ini untuk memastikan jika pembuatan zen garden sudah sesuai keinginan.
Tips Pemilihan Produk Geotextile Non Woven Landscape untuk Taman Zen Minimalis
Pemasangannya perlu disesuaikan dengan kebutuhan proyek Anda. Pemilihan ukuran dan spesifikasi teknis geotextile non woven yang affordable dapat membantu meningkatkan efektivitas pengerjaan taman zen.
Jika proyeknya taman lanskap seperti zen garden, memilih geotextile non woven dengan gramasi 150 gsm dan warna hitam sudah dianggap tepat.
Urban Plastic menawarkan produk ini dengan ukuran per roll yaitu 1 meter x 10 meter dan 2 meter x 50 meter.
Contoh penerapannya untuk mempercantik taman zen jepang. Kita asumsikan kebutuhan geotextile non woven Anda berukuran 1 m x 10 m berarti luas total 10 m2.
Jika taman zen minimalis memiliki ukuran antara 2 – 10 m2, Anda cukup membeli satu roll saja. Jika luasnya lebih dari itu, Anda bisa membeli 2 sampai 3 roll.
Misalkan taman zen-nya berukuran 10 meter persegi (m2), maka berat total satu gulungan dengan gramasi 150 gsm adalah 10 m2 x 150 gsm, hasilnya adalah 1500 gram atau setara 1,5 kg.
Dengan tips berdasarkan skenario studi kasus sederhana tersebut, dapat memberi gambaran pemilihan geotextile non woven yang tepat saat akan membuat dan mempercantik taman zen Anda.
Perusahaan PT. Urban Plastik Indonesia adalah Pabrik Plastik di Indonesia yang menjual produk-produk plastik seperti Tali Rafia, Plastik Cor, Plastik Sampah, Plastik Mulsa, Selang Irigasi, Plastik Singkong, Kantong Mayat, Karung Plastik, Geotextile Non Woven, Geomembrane, Geobag, Welding Rod, biji plastik, terpal plastik, Geogrid dan Geomat. Untuk informasi lebih lanjut mengenai Geotextile Non Woven merk Urban Plastic, silahkan hubungi melalui: Whatsapp/Mobile Phone : +62 822 9933 3938 (Panni) atau: Email: info@urbanplastic.id