Membuat kolam ikan dengan geotextile non woven landscape bisa Anda lakukan dengan beberapa cara mudah. Geotextile non woven landscape dalam proyek kolam ikan ini akan dipasang pada bagian bawah dan atas membran. Fungsinya sebagai proteksi yang melindungi tusukan dari atas maupun bawah yang dapat menyebabkan membran bocor.
Bagi Anda yang ingin mengetahui informasi lengkap seputar cara membuat kolam ikan dengan geotextile non woven landscape secara praktis, maka bisa simak tutorialnya di bawah ini.
Cara Membuat Kolam Ikan dengan Geotextile Non Woven Landscape
Ada beberapa cara membuat kolam ikan dengan produk geotextile non woven, yaitu:
1. Gali dan Ratakan Tanah Sesuai Bentuk yang Diinginkan
Cara pertama, tentukan dulu bentuk kolam ikan yang ingin Anda buat, lalu gali tanah sesuai kedalaman yang diinginkan. Pastikan bahwa dinding galiannya sudah memiliki kemiringan cukup agar tanah tidak mudah longsor. Setelah penggalian selesai, ratakan permukaan dasar kolam supaya siap menerima lapisan berikutnya.
2. Letakan Geotextile Non Woven pada Lapisan Bawah Membran
Pasang geotextile non woven untuk lapisan bawah agar bisa melindungi membran dari berbagai benda tajam di tanah, seperti batu kecil atau akar yang bisa merobek lapisan kedap airnya.
Cara pasangnya cukup mudah, rentangkan geotextile non woven secara merata ke seluruh permukaan dasar kolam. Usahakan tidak ada yang terlipat agar rapi dan hasilnya optimal.
3. Gelar Geomembran Sebagai Lapisan Kolam
Perlu Anda ketahui bahwa lapisan geomembran ini sangat penting untuk menjaga kolam tetap kedap air. Umumnya, geomembran terbuat dari material HDPE (High Density Polyethylene) yang memiliki ketahanan terhadap sinar UV serta memiliki daya tahan tinggi terhadap kebocoran.
Anda dapat meletakan geomembran di atas lapisan geotextile non woven landscape lapisan bawah, lalu rapikan sesuai bentuk galian.
4. Letakan Geotextile Non Woven Landscape untuk Lapisan Atas Membran
Setelah geomembran terpasang, selanjutnya letakan kembali geotextile non woven landscape untuk lapisan atasnya. Tujuannya adalah melindungi geomembran dari kerusakan akibat pemasangan batu hias maupun aktivitas di dalam kolam.
Dengan adanya dua lapisan geotextile, maka ketahanan geomembran pun akan meningkat secara signifikan. Sehingga, Anda tak perlu khawatir kolam ikan mengalami kebocoran atau masalah lainnya.
5. Pasang Batu-batu untuk Hiasan Kolam
Untuk mempercantik tampilan kolam ikan, Anda dapat memasang batu alam atau batu koral untuk hiasan kolamnya. Selain sebagai elemen dekorasi, batu ini juga berguna untuk membantu menahan posisi lapisan geotextile serta geomembran agar tetap pada tempatnya, lho.
Anda dapat menyusun batu-batu alam atau koral tersebut di pinggiran kolam dengan cara ditumpuk. Selain itu, bisa juga menambahkan tanaman air untuk memberi kesan lebih alami.
6. Isi Air Kolam yang Sudah Dipasangi Filter Air
Terakhir, mulai isi air kolam secara perlahan. Pastikan Anda sudah memasang sistem filter untuk menjaga kejernihan serta kualitas airnya. Filter yang dipasang bisa berupa filter mekanis untuk menyaring kotoran fisik maupun filter biologis yang memanfaatkan bakteri baik untuk menjaga keseimbangan ekosistem kolam.
Apabila air kolam sudah terisi penuh, diamkan selama beberapa hari dulu sebelum memasukkan ikannya, ya. Tujuannya supaya kondisi air sudah stabil dan aman digunakan untuk kehidupan para ikan.
Manfaat Menggunakan Geotextile Non Woven untuk Kolam Ikan
Ada berbagai manfaat yang bisa Anda dapatkan saat menggunakan produk geotextile non woven untuk pembuatan kolam ikan, antara lain:
- Terhindar dari risiko kebocoran
- Membuat kolam bisa tahan lama karena lapisan pelindung geotextile non woven bisa mencegah kerusakan akibat gesekan atau tekanan
- Pemasangan mudah dan fleksibel sesuai bentuk kolam yang diinginkan.
FAQ
- Apa bedanya geotextile non woven dan woven untuk pembuatan kolam ikan?
Geotextile non woven memiliki serat yang acak, sedangkan geotextile woven strukturnya lebih terlihat seperti anyaman. Untuk membuat kolam ikan, geotextile non woven menjadi tipe yang direkomendasikan karena lebih lembut serta fleksibel dalam melindungi geomembran nantinya.
- Berapa lama umur kolam ikan dengan menggunakan geotextile non woven?
Sekitar lebih dari 10-15 tahun.
- Apakah kolam dengan geotextile aman untuk ikan hias?
Sangat aman, karena geotextile non woven tidak mengandung bahan kimia berbahaya serta tidak mempengaruhi kualitas air kolam.
Itulah pembahasan mengenai cara membuat kolam ikan dengan geotextile non woven landscape yang bisa Anda pahami. Tentunya, produk geotextile non woven dari Urban Plastic merupakan pilihan terbaik untuk proyek ini karena tersedia berbagai ukuran, mulai dari 150 GSM hingga 600 GSM. Produknya juga sudah memiliki lapisan UV alami yang membuatnya jadi lebih awet digunakan dalam jangka waktu lama.
Perusahaan PT. Urban Plastik Indonesia adalah Pabrik Plastik di Indonesia yang menjual produk-produk plastik seperti Tali Rafia, Plastik Cor, Plastik Sampah, Plastik Mulsa, Selang Irigasi, Plastik Singkong, Kantong Mayat, Karung Plastik, Geotextile Non Woven, Geomembrane, Geobag, Welding Rod, biji plastik, terpal plastik, Geogrid dan Geomat. Untuk informasi lebih lanjut mengenai Geotextile Non Woven merk Urban Plastic, silahkan hubungi melalui: Whatsapp/Mobile Phone : +62 811 1721 338 (Ais) atau: Email: info@urbanplastic.id