Geomembrane untuk capping tempat pembuangan sampah akhir (TPA) adalah sebuah solusi dan inovasi yang cerdas untuk lingkungan. Pernahkah terpikirkan dalam benak pembaca sekalian bagaimana caranya mengelola tumpukan sampah yang begitu menggunung di tempat pembuangan sampah akhir? Bahkan sekadar bagaimana cara menjaga tumpukan sampah ini tidak berserakan kesana kemari?
Salah satu cara jitu yang digunakan oleh para pelaku pengelola sampah adalah dengan sistem capping atau penutupan pada permukaan sampah. Ada beberapa yang menggunakan geomembrane sebagai alas antara sampah dan tanah. Salah satu tujuannya adalah agar tumpukan sampah di TPA ini tidak menyebabkan masalah baru seperti sampah yang terbawa angin.
Manfaat Pemasangan Geomembrane untuk Capping Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA)
Capping dapat disimpulkan sebagai penutup atau menutupi bagian atas tumpukan sampah. Terutama pada sektor-sektor yang sudah penuh. Mengapa hal ini banyak dilakukan? Seberapa besar manfaat capping menggunakan geomembran ini? Berikut adalah uraiannya:
Mengurangi Memuainya Gas Metana ke Udara
Sampah yang bertumpuk dan membusuk akan mengeluarkan gas metana (CH4). Gas ini mempunyai efek 25 kali lebih kuat dan sangat berbahaya daripada karbondioksida (CO2). Jika ditutup maka penyebaran gas metana setidaknya akan berkurang.
Mengurangi Jumlah Air Hujan yang Masuk dan Meresap ke Dalam Tumpukan Sampah
Jika air masuk dan meresap kedalam tumpukan sampah,maka akan menyebabkan bau karena tidak bisa meresap ke tanah dengan cepat. Selain itu air akan bercampur dengan berbagai cairan dari sampah yang membusuk dan menghasilkan zat yang bernama lindi (leachate). Zat ini sangat berbahaya karena beracun dan berpotensi merusak tanah dan pencemaran air tanah.
Mengurangi Bau
Sampah yang busuk jika terkena panas matahari akan menguap dan mengeluarkan bau busuk. Dengan memasang capping penutup di atasnya diharapkan akan mengurangi bau yang tersebar.
Menstabilkan Tumpukan Sampah
Sampah yang bertambah terus setiap hari tanpa dipilah,akan membuat struktur tumpukan nya menjadi tidak stabil dan mudah jatuh-jatuh. Maka dengan digunakannya capping ini akan membantu menjaga tumpukan lebih stabil dan tidak mudah longsor.
Kenapa Harus Menggunakan Geomembran Non Woven?
Geomembrane non woven adalah lembaran plastik tebal yang kedap air, kuat dan tidak mudah sobek. Selain digunakan untuk capping di TPA, geomembrane non woven juga banyak digunakan pada berbagai jenis konstruksi banguan.
Benda ini terbuat dari beberapa bahan penyusun yaitu plastik HDPE, LLDPE dan PVC. Kelebihan dari geomembrane sendiri adalah anti air, kuat, fleksibel menyesuaikan permukaan, pemasangan lebih mudah, juga hemat dan terjangkau.
Geomembrane non woven merk Urban Plastic dapat menjadi pilihan ketika memerlukan bahan pelapis untuk capping atau beberapa fungsi konstruksi lainnya. Dapat dibeli dalam ukuran meter atau roll. Pembeli dapat menghubungi langsung call center PT. Urban Plastic. Perusahaan ini memproduksi dan menjual geomembrane untuk capping tempat pembuangan sampah akhir (TPA) juga berbagai jenis plastik lainnya.
Penerapan Sistem Capping Modern Menggunakan Geomembran Non Woven
Sistem capping tidak hanya menggunakan satu lapis geomembran saja, akan tetapi sebaiknya menggunakan beberapa lapis geomembrane yang disusun sesuai dengan fungsi. Misalnya lapisan tanah dasar yaitu lembaran geomembran non woven diletakkan paling dasar untuk meratakan permukaan tanan dan pembatas antara tanah dengan tumpukan sampah.
Lapisan gas venting, pada lapisan ini untuk memilah dan cair dem menyalurkan gas metana dengan aman. Selanjutnya adalah lapisan drainase untuk mengalirkan air hujan yang merembes masuk ke tumpukan sampah. Terakhir adalah lapisan penutup digunakan atau dipasang pada bagian atas tumpukan sampah.
Untuk skala tempat pembuangan sampah, dibutuhkan lembaran geomembran yang sangat banyak. PT.Urban Plastik merupakan penghasil sekaligus distributor geomembran untuk capping tempat pembuangan sampah akhir (TPA).
Kesimpulan
Penggunaan geomembrane untuk capping tempat pembuangan sampah akhir (TPA) sangat bermanfaat. Geomembran buka hanya plastik penutup biasa tapi juga merupakan piranti pengelolaan sampah modern. Ini juga berguna untuk menjaga kelestarian tanah, mengurangi dampak pencemaran tanah dan air. Tempat pembuangan akhir sampah jika tidak dikelola dengan baik maka hal yang pertama akan terjadi adalah pencemaran lingkungan melalui udara.
Perusahaan PT. Urban Plastik Indonesia adalah Pabrik Plastik di Indonesia yang menjual produk-produk plastik seperti Tali Rafia, Plastik Cor, Plastik Sampah, Plastik Mulsa, Selang Irigasi, Plastik Singkong, Kantong Mayat, Karung Plastik, Geotextile Non Woven, Geomembrane, Geobag, Welding Rod, biji plastik, terpal plastik, Geogrid dan Geomat. Untuk informasi lebih lanjut mengenai Geomembrane merk Urban Plastic, silahkan hubungi melalui: Whatsapp/Mobile Phone : +62 811 1721 338 (Ais) atau: Email: info@urbanplastic.id