Pembangunan proyek di beberapa daerah Denpasar, Bali khususnya wilayah Pemogan cukup strategis, karena kawasan ini berkembang pembangunan infrastruktur publik, seperti zona pariwisata atau pembangunan kolam ikan, embung, dan tambak.
Pembangunan ini pasti membutuhkan material khusus, mengingat beberapa daerah Denpasar Selatan memiliki kondisi lapangan dengan curah hujan dan kelembaban tinggi, serta kontur tanah cenderung dataran rendah.
Kondisi tersebut memunculkan permasalahan dan tantangan seperti rawan genangan air, terjadi rembesan saat pembangunan jalan, embung, atau tambak.
Dari permasalahan ini, tentu dibutuhkan waterproofing yang berfungsi sebagai filtrasi dan menjaga kualitas proyek berjalan sesuai rencana.
Jika Anda sebagai kontraktor proyek dan berperan sebagai project manager (manajer proyek), teknisi lapangan, pekerja konstruksi, serta lembaga atau dinas pemerintah terkait, berikut 7 alasan mengapa harus menggunakan geomembrane.
Penggunaan dan Fungsi Geomembrane untuk Waterproofing
Waterproofing adalah kemampuan kedap air atau anti bocor. Pelapis ini mampu menghalangi rembesan air yang bisa merusak struktur bangunan, proyek-proyek geoteknik dan teknik sipil dengan menjaga kondisi struktur tetap kering dan meningkatkan keawetan.
Salah satu pelapis yang tepat digunakan untuk waterproofing adalah waterproof geomembrane. Geomembrane tersusun dari polimer seperti HDPE (High Density Polyethylene), atau material polimer lain yang berfungsi untuk mencegah rembesan atau kebocoran air dari atau ke lingkungan sekitarnya (kedap air).
Selain kedap air, material ini memiliki daya tahan tinggi terhadap sinar matahari, bahan kimia, dan kondisi biologis. Geomembrane memiliki usia pemakaian 3-10 tahun atau lebih jika dipasang dengan benar, dan tingkat fleksibilitasnya tinggi dalam menyesuaikan dengan kontur lapangan.
Alasan Menggunakan Geomembrane untuk Waterproofing di Pemogan, Denpasar Bali
Setidaknya terdapat 7 alasan mengapa menggunakan geomembrane untuk waterproofing.
1. Mencegah Rembesan dan Kebocoran Air
Geomembrane tersusun dari HDPE bersifat kedap air, sering digunakan untuk pelapis tambak udang dan ikan, embung, atau kolam limbah karena kemampuannya mencegah kebocoran dan kontaminasi dari lingkungan sekitarnya, begitupun sebaliknya.
Hal ini karena didukung dengan tingkat densitas atau kepadatan tinggi. Berapa kepadatan geomembrane? Data Urban Plastic menunjukkan tingkat kepadatan geomembrane ≥ 0.940 gr/cm³.
2. Volume penggunaan cukup untuk Digunakan Proyek Skala Menengah
Misalnya proyek pembangunan di Desa Pemogan, Denpasar membutuhkan spesifikasi dan ukuran geomembrane hdpe 300 GSM (gram per square meter), sebanyak 2 roll, dan berat per roll sebesar 120 kg (120 kg/roll), maka berdasarkan perhitungan setidaknya bisa menutup area seluas 800 m².
Berikut penjelasannya, 300 GSM artinya tiap 1 m² geomembrane memiliki berat 300 gram atau 0,3 kg, itu artinya 0,3 kg/m². Sedangkan geomembrane terdapat 2 roll dengan berat per rollnya 120 kg, maka berat total 2 roll x 120 kg = 240 kg.
Berdasarkan fabric formula, Total luas=Berat total (kg)Berat per m² (kg/m²)=240 kg0,3 kg/m²=800 m². Berarti total luasnya 800 m².
Dengan total luas ini, bisa diaplikasikan ke beberapa hal,
- Jika proyek kolam ikan berukuran 10 x 5 m, dengan luas 50 m², geomembrane dapat dipakai untuk 16 kolam (800 m² dibagi dengan luas 50 m²).
- Jika proyeknya embung berukuran 20 x 10 m, luas 200 m², geomembrane dapat dipakai untuk 4 embung.
- Jika proyeknya berupa lapisan konstruksi tanah berukuran 30 x 15 cm, luas 450 m², geomembrane dapat dipakai untuk 1 area pelapisan dengan sisa 350 m².
Pemakaian ini bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan proyek yang Anda buat, berlaku untuk seluruh wilayah.
3. Usia Pemakaian Panjang, Tahan Terhadap Suhu Panas, Curah Hujan dan Kelembaban Tinggi
Sebagian besar daerah Denpasar memiliki perubahan suhu bervariasi dengan sinar matahari sepanjang tahun.
Sinar UV bisa membuat pelapis proyek lebih mudah lapuk. Produk geomembran yang tahan pada sinar UV mengandung bahan carbon black content, kandungan karbon hitam untuk melindungi dari UV sebanyak 2-3 %.
Kandungan lainnya, carbon black dispersion atau penyebaran karbon hitam dalam material cukup merata. Pengujian 9 dari 10 sample di kategori 1 atau 2 (sangat baik dan merata) dan kategori 3 (sedikit tidak merata, masih dapat diterima). Keduanya sudah mematuhi standar kualitas GRI (Geosystems Research Institute) dan ASTM (American Society for Testing and Materials) di kategori material plastik (kode D), yaitu ASTM D 4218 dan ASTM D 5596. Menunjukkan jika geomembrane memiliki durasi penggunaan kurang lebih 5 – 10 tahun jika dirawat dengan benar.
4. Pemasangannya Mudah, Efisien, dan Praktis
Pemasangan geomembrane menjadi mudah, efisien, dan praktis karena beberapa alasan, seperti tingkat fleksibilitasnya tinggi pada kontur tanah, bobot atau berat per meter persegi (m²) relatif ringan.
Keuntungan lainnya, tersedia dengan bentuk roll yang memudahkan mobilisasi ke lokasi proyek, proses penyambungan mudah dengan dibantu welding rod dan lem geomembrane, tidak memerlukan skill sangat khusus untuk melakukannya.
5. Kualitas bahan Memenuhi Standar Mutu Internasional dan Nasional
Geomembrane yang diproduksi memiliki bahan berkualitas. Dengan memiliki sertifikasi TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri), serta mematuhi standar kualitas GRI (Geosystems Research Institute) dan ASTM (American Society for Testing and Materials) kategori D (plastik).
Standar ini meliputi tingkat densitas, ketebalan, ketahanan sinar matahari dan reaksi kimia, dan ketahanan terhadap tarikan dan regangan.
6. Tingkat fleksibilitas tinggi
Berdasarkan pemaparan Urban Plastic, Geomembran, terutama berbahan HDPE sangat fleksibel. Hal ini memungkinkannya beradaptasi dengan permukaan tanah yang tidak rata.
Pengujian ini menggunakan parameter tensile properties (sifat tarikan), dengan standar ASTM D 6693 Type IV yaitu mengukur kekuatan elastisitas geomembrane dalam menahan gaya tarik atau regangan dan membuatnya tidak mudah robek.
7. Penggunaan Multifungsi untuk Berbagai Kebutuhan Proyek
Geomembrane didesain untuk berbagai keperluan filtrasi serta penguat di proyek geoteknik/infrastruktur dan pertanian, seperti embung (dam kecil), kolam limbah, TPA atau penumpukan sampah, konstruksi jalan raya, tambak ikan dan udang, pelindung dasar danau atau waduk.
Pada dasarnya alasan pemilihan geomembrane untuk waterproofing di Pemogan memiliki tingkat kepadatan ≥ 0.940 gr/cm³, yang mampu mencegah rembesan dan kebocoran air (kedap air), memiliki tingkat fleksibilitas tinggi (tidak mudah robek), tahan terhadap kondisi lingkungan ekstrem seperti hujan, panas, dan reaksi kimia.
Selain itu Anda juga perlu memperhatikan kemudahan pemasangannya, mematuhi standar mutu produksi dan kualitas, serta penggunaannya multifungsi untuk berbagai macam proyek.
Dengan menyesuaikan standar kebutuhan di atas dengan kondisi lapangan di Desa Pemogan, Denpasar, Bali, maka permasalahan dan tantangan seperti rawan genangan air, terjadi rembesan air saat pembangunan jalan, embung, atau tambak dapat diatasi.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai Geomembrane merk Urban Plastic, silahkan hubungi melalui: Whatsapp/Mobile Phone : +62 811 1721 338 (Ais) atau: Email: info@urbanplastic.id