Apron Medis Lengan Panjang Merk Urban Plastic

by Mar 3, 2021Apron Medis, Jual Apron0 comments

  1. Home
  2. >>
  3. Blog
  4. >>
  5. Jual Apron
  6. >>
  7. Apron Medis Lengan Panjang...

Apron medis lengan panjang merk Urban Plastic adalah pelengkap alat pelindung diri (APD) yang dipakai setelah gaun medis. Pemakaian apron medis dapat dilakukan apabila menghadapi pasien dengan gejala muntah dan diare. Namun, sifatnya tidak wajib. Sebagai salah satu komponen APD, fungsi apron medis adalah untuk melindungi petugas kesehatan dari kontaminasi penyakit berbahaya yang diderita oleh pasien, terutama jika penularan atau kontaminasi berasal dari cairan tubuh penderita seperti darah, air liur, lendir, dan lain-lain. Dengan menggunakan apron medis, petugas kesehatan akan mendapatkan perlindungan tambahan selain daya tahan tubuh dan antibodi alami sehingga tidak akan mudah terpapar infeksi atau kontaminasi penyakit menular.

Apron medis lengan panjang merk Urban Plastic bersama perlengkapan APD lainnya harus dipakai sesuai dengan prosedur yang telah ditentukan agar tingkat keamanan dan keefektifan pemakaian APD dapat maksimal. Pemakaian APD lengkap harus menutupi seluruh tubuh agar terhindar dari kontaminasi penyakit. Komponen APD lengkap yang terdiri dari gaun medis, boot pelindung, pelindung mata, pelindung wajah, sarung tangan, apron medis, penutup kepala, dan masker biasanya hanya dipakai oleh tenaga medis saat menangani pasien dengan penyakit yang infeksius. Contohnya adalah pasien yang telah terpapar Covid-19. Selain digunakan oleh tenaga medis, APD juga digunakan oleh petugas yang menangani jenazah pasien yang meninggal karena terinfeksi Covid-19.  

Prosedur Melepaskan Apron Medis Lengan Panjang Merk Urban Plastic

Prosedur pemakaian (donning) APD harus sesuai dengan petunjuk agar perlindungan yang diberikan APD lengkap dapat efektif dan maksimal. Namun, ternyata tidak hanya dari cara pemakaian saja yang harus sesuai prosedur, melainkan cara mencopot (doffing) APD termasuk apron medis lengan panjang merk Urban Plastic pun harus dilakukan dengan benar. Hal ini sangat penting karena prosedur doffing yang tidak tepat dapat menyebabkan terjadinya self-contamination, yaitu cairan atau zat infeksius maupun kontaminan pembawa patogen penyebab penyakit yang menempel pada APD dapat berpindah ke tubuh pengguna APD. Salah satu contoh terjadinya self-contamination adalah ketika wabah SARS tetap berhasil menginfeksi 20 persen tenaga medis yang ada.

Risiko terjadinya self-contamination membuat petugas medis, terutama yang menangani pasien dengan penyakit infeksius seperti Covid-19 harus berhati-hatidalam melakukan doffing atau pelepasan APD, termasuk apron medis lengan panjang merk Urban Plastic. Self-contamination rawan terjadi ketika petugas medis melepaskan coverall mata-kaki. Penyebabnya karena karet elastis yang terdapat pada hoodie cenderung terlipat ke dalam saat dilepaskan. Selain itu, sarung tangan juga bisa robek karena tersangkut resleting pelindung coverall saat berusaha melepaskan APD tersebut. Meski begitu, self-contamination umumnya lebih sering terjadi saat petugas medis melepaskan sarung tangan dibanding baju pelindung. Semakin banyak atribut APD yang dikenakan, semakin besar risiko terjadinya self-contamination sehingga petugas harus ekstra hati-hati.

Demi keamanan juga untuk mengurangi risiko terjadinya self-contamination, pengguna APD harus memahami serta menerapkan teknik melepaskan APD sesuai prosedur dari WHO. Langkah yang pertama adalah mencuci tangan saat masih menggunakan sarung tangan. Berikutnya, robek apron medis lengan panjang merk Urban Plastic di bagian leher dan gulung ke bagian depan serta bawah dengan hati-hati. Usahakan agar bagian tangan tidak menyentuh bagian coverall yang ada di belakang. Setelah itu, cuci tangan setiap melepaskan satu atribut APD. Lanjutkan melepas pelindung kepala-leher, pelindung mata, masker, boot cover, dan sarung tangan dalam. Jangan lupa mencuci tangan setiap melepaskan satu atribut dan akhiri prosedur pelepasan ADP dengan cuci tangan.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai apron medis lengan panjang merk Urban Plastic, silahkan hubungi melalui: Whatsapp/Mobile Phone : +62811 1721 338 (Ratna) atau https://wa.me/628111721338, atau Email : urbanplastic.id@gmail.com

Perusahaan PT. Urban Plastik Indonesia adalah Pabrik Plastik di Indonesia yang menjual produk-produk plastik seperti Tali Rafia, Plastik Cor, Plastik Sampah, Plastik Mulsa, Selang Irigasi, Plastik Singkong, Kantong Mayat, Karung Plastik, Geotextile Non Woven, Geomembrane, Geobag, Welding Rod, biji plastik, terpal plastik, Geogrid dan Geomat. Untuk informasi lebih lanjut mengenai apron medis merk Urban Plastic, silahkan hubungi melalui: Whatsapp/Mobile Phone: +62811 1721 338 (Ratna), atau: Email: info@urbanplastic.id .

Prosedur Melepaskan Apron Medis Lengan Panjang Merk Urban Plastic

Prosedur pemakaian (donning) APD harus sesuai dengan petunjuk agar perlindungan yang diberikan APD lengkap dapat efektif dan maksimal. Namun, ternyata tidak hanya dari cara pemakaian saja yang harus sesuai prosedur, melainkan cara mencopot (doffing) APD termasuk apron medis lengan panjang merk Urban Plastic pun harus dilakukan dengan benar. Hal ini sangat penting karena prosedur doffing yang tidak tepat dapat menyebabkan terjadinya self-contamination, yaitu cairan atau zat infeksius maupun kontaminan pembawa patogen penyebab penyakit yang menempel pada APD dapat berpindah ke tubuh pengguna APD. Salah satu contoh terjadinya self-contamination adalah ketika wabah SARS tetap berhasil menginfeksi 20 persen tenaga medis yang ada.

Risiko terjadinya self-contamination membuat petugas medis, terutama yang menangani pasien dengan penyakit infeksius seperti Covid-19 harus berhati-hatidalam melakukan doffing atau pelepasan APD, termasuk apron medis lengan panjang merk Urban Plastic. Self-contamination rawan terjadi ketika petugas medis melepaskan coverall mata-kaki. Penyebabnya karena karet elastis yang terdapat pada hoodie cenderung terlipat ke dalam saat dilepaskan. Selain itu, sarung tangan juga bisa robek karena tersangkut resleting pelindung coverall saat berusaha melepaskan APD tersebut. Meski begitu, self-contamination umumnya lebih sering terjadi saat petugas medis melepaskan sarung tangan dibanding baju pelindung. Semakin banyak atribut APD yang dikenakan, semakin besar risiko terjadinya self-contamination sehingga petugas harus ekstra hati-hati.

Demi keamanan juga untuk mengurangi risiko terjadinya self-contamination, pengguna APD harus memahami serta menerapkan teknik melepaskan APD sesuai prosedur dari WHO. Langkah yang pertama adalah mencuci tangan saat masih menggunakan sarung tangan. Berikutnya, robek apron medis lengan panjang merk Urban Plastic di bagian leher dan gulung ke bagian depan serta bawah dengan hati-hati. Usahakan agar bagian tangan tidak menyentuh bagian coverall yang ada di belakang. Setelah itu, cuci tangan setiap melepaskan satu atribut APD. Lanjutkan melepas pelindung kepala-leher, pelindung mata, masker, boot cover, dan sarung tangan dalam. Jangan lupa mencuci tangan setiap melepaskan satu atribut dan akhiri prosedur pelepasan ADP dengan cuci tangan.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai apron medis lengan panjang merk Urban Plastic, silahkan hubungi melalui: Whatsapp/Mobile Phone : +62811 1721 338 (Ratna) atau https://wa.me/628111721338, atau Email : urbanplastic.id@gmail.com

Perusahaan PT. Urban Plastik Indonesia adalah Pabrik Plastik di Indonesia yang menjual produk-produk plastik seperti Tali Rafia, Plastik Cor, Plastik Sampah, Plastik Mulsa, Selang Irigasi, Plastik Singkong, Kantong Mayat, Karung Plastik, Geotextile Non Woven, Geomembrane, Geobag, Welding Rod, biji plastik, terpal plastik, Geogrid dan Geomat. Untuk informasi lebih lanjut mengenai apron medis merk Urban Plastic, silahkan hubungi melalui: Whatsapp/Mobile Phone: +62811 1721 338 (Ratna), atau: Email: info@urbanplastic.id .

[/et_pb_text][/et_pb_column][/et_pb_row][/et_pb_section]
Share This :